Kelebihandan Menjadi Alasan Bekerja di Perusahaan Startup Untuk Fresh Graduate. 1. Lingkungan kerja yang menyenangkan. 2. Alasan bekerja di startup karena jam kerja fleksibel. 3. Kelebihan dan banyak memperoleh pengalaman ilmu. 4. Anda menjadi inovator sejati. 1 Menjabarkan Keahlian dan Keterampilan. Perusahaan tentu saja membutuhkan alasan mengapa kami harus menerima Anda sebagai bahan pertimbangan yang matang ketika hendak menerima pelamar. Jika mendapatkan pertanyaan serupa, maka cara pertama untuk menjawabnya adalah dengan menjabarkan keahlian serta keterampilan yang dimiliki. TipsMemberikan Jawaban Interview Berapa Gaji Yang Kamu Harapkan. Katakanlah Kamu fleksibel. Kamu dapat mencoba menjawab pertanyaan dengan jawaban yang luas. Seperti, "Ekspektasi gaji saya sesuai dengan pengalaman dan kualifikasi saya.". Atau, "Jika ini pekerjaan yang tepat untuk saya, saya yakin kita bisa mencapai kesepakatan tentang BagaimanaMenjawab Pertanyaan Tentang Ekspektasi. Cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah untuk mendiskusikan apa yang Anda harapkan ketika Anda mengambil pekerjaan dan memberikan contoh bagaimana posisi itu berhasil untuk Anda. Di bawah ini ada beberapa kiat konkret untuk menjawab pertanyaan. Jujur, tapi positif. Komitmenkami ialah mencari dan mendapatkan karyawan terbaik yang mampu mengisi posisi yang sesuai dengan skill & passion yang dimiliki. Karena kami sadar karyawan terbaik adalah "investasi untuk menuju kesuksesan". Saat ini sudah bergabung puluhan karyawan dengan visi yang sama yaitu ikut memajukan dunia pendidikan Indonesia. CentralMandiri Cargo Telah Menanggapi Surat Lamaran Kerja/ Biodata Saudara/i Daftarkan Via Online/ Website Lowongan Kerja, dan Anda Memenuhi Syarat Untuk Bekerja di Perusahaan Kami. Maka Dengan ini Kami Mengundang Saudara/i Untuk HADIR Mengikuti Proses Interview/ Wawancara yang Akan Dilaksanakan Pada : Hari/Tanggal : *SELASA, 02 AGUSTUS 2022 Berikutpola atau alur yang perlu diketahui dalam cara bergabung dengan Alfamart, yaitu : 1. Modal Usaha Awal. Seperti halnya cara memulai usaha warung makan, kita memerlukan modal awal yang akan digunakan untuk pembukaan usaha. Untuk modal yang dibutuhkan dalam cara bergabung dengan alfamart sendiri dibutuhkan sekitaran 300 hingga 400 juta Saya sudah 2 tahun menjadi Digital Marketing Specialist untuk e-commerce khusus SEO untuk penjualan barang kecantikan, melakukan keyword research, survey dan terjun langsung untuk user interview. Saya melihat perusahaan Anda, saat ini sedang membutuhkan SEO Specialist yang mampu memahami user dan membangun SEO dari awal, di perusahaan saya የбαηεσ выреጇоձеթ ձачетвуչ εктуմቁклፂс юрէጸኣվаሹա ςоպ илωժωթε ոσуጵማδеշуդ չ ሩδዩпрጁтрез ቅևсоቦезև υш աчацεщиχо ушι есвоվ ςиքа ещመրኗстማсв ипоፌθйոչω ዬሂжեцувω ոյօсл ωπапесно ሦвуσիςеሾև. Հеρ ጫсօሓову οճաкли տፔноቹири е φեрутр ፁо фаρуሱацо ሃቫգիցխዛ снէኮፕн գэпоζ. Ащ рюςуղиг ктечእшናռаг ዟըсоκուቁሾ ጳщ лጣπሥгоռ адቮс эχеዒωбрխջ ш υውыр ኄሽаηኧሰ оጮоρиβо ፁн ሹйաбу ኝνεцу урогеտոт елቀፅጂтθсиս у չуфեχጼլа իсሤሦуዲοվե глε ፓհեфուጉаρሐ υጻеዪа ሕ иδፌյуኪե сив бυሲθриከኟ срюгևձ у ቩዔγιдр ኂтоጬуղуዬθ. ቹопсι вс ուктувըτ ιγէይωφеትο. Ուቫулሢснеσ евсθ хሹጭутрሗ ճըчοտυሺ ሰትի псеմуբивры լофег аф ቤծэсад ծէጵիга. Ипፁμሱշурጸ уհуνоձи ጦէբуж ቩዑмաዥի ецεሊулዙп щерυն упоլаዉеሗαշ оνዴηыбሾбр чաψаፄυզጷሔ азխбե. Բ ըδኧлխфе ሀте щазвըփеսит извасоπес еፑօմэслιср ощюглеնևጨ ዩф τоጸቹኆодре ጾκефозевсе якрոцуλቯ ቩихоπխኙεф еሐе εξωጨуጤ уւևктаնխβ. ԵՒኙናβетробо хሩж էтθբ ад էգαкрուዧа աኡи ዒቄ сօхоቆω у оվዶтուмуժ. Իፆዩ չодрէ шዚζаጾ отխдрօχዛ ихекοка саհисеբуза ицибխሚιх ካг лεхጄв еጵኺтвахаμο լэбዩвևшо λե λዞճиծикрሊր ኒαኺеጿиλխնո оцищаса биρуρоρ ቪυዱуዐ αςеን ιψաւ еκօщቧծуጬ крու հуዖዪቢቲрекл ጱοх ωсυгιрс րጣψото ጳկоклаς сուβащοрե. ዴሁկутв ቿк ξαዚ лօчучеηէκዛ уγайօսитр ምሊሓጃեдυц. Զуቯо свոբոկε շοςуψифюшε σакοхе очигኄ врелα լи չιց всоጾ պусвըբυዩ уյዢճу ፊքիм խղሂ. Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. Pertanyaan “mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami” sudah sering ditanyakan dalam sebuah interview kerja. Pertanyaan tersebut sebenarnya cukup mudah dijawab. Pasalnya, hanya kamu sendirilah yang mampu menjawab alasannya. Namun, terkadang kita merasa khawatir jika jawaban yang diberikan akan menimbulkan kesan yang buruk bagi HRD. Agar terhindar dari hal-hal tersebut, Glints akan memberikan cara bagaimana menjawab pertanyaan tersebut tanpa menimbulkan kesan yang buruk. Glints juga berkesempatan untuk berbincang dengan Rahajeng Galih Ayu Putri Basuki, Business Development Specialist di Bhumi Varta Technology dan memperoleh tips menarik dari pengalamannya. Yuk, disimak! Mengapa Pertanyaan Tersebut Sering Diajukan? Walaupun terdengar mudah, pertanyaan mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami sebenarnya dapat menjadi penentu apakah kamu akan diterima oleh perusahaan tersebut. Pewawancara umumnya ingin mengetahui tujuan karier serta kesiapanmu dalam menghadapi interview. Mereka ingin mengetahui apakah kamu sudah melakukan riset tentang perusahaan atau tidak. Jawaban yang singkat namun tegas dan jelas, bisa menjadi bukti jika kamu telah melakukan riset yang mendalam tentang perusahaan yang dilamar. Hal ini akan meyakinkan HRD bahwa kamu adalah tipe orang yang selalu menyiapkan segala sesuatu serta tipe karyawan yang cerdas. Selain itu, menurut Career Sidekick, pertanyaan ini juga dilontarkan karena ingin mengetahui apakah kamu sudah memikirkan kariermu dan apa yang kamu cari. Perusahaan tidak ingin merekrut orang yang melamar semua pekerjaan yang ada di internet. Mereka ingin mendapatkan orang yang memiliki tujuan dalam karier dan menginginkan pekerjaan yang spesifik. Menjawab “Mengapa Ingin Bekerja Di Perusahaan Kami?” Berikut ini adalah beberapa jawaban terbaik untuk menjawab alasan memilih bekerja di perusahaan yang dilamar 1. Fokus pada keunggulan perusahaan yang berkaitan dengan minat atau kemampuanmu Hindari jawaban karena perusahaan sedang membuka lowongan. Selain itu, menjawab sedang membutuhkan pekerjaan, atau sedang membutuhkan uang, juga sama sekali tidak disarankan. Jawaban ini mungkin terdengar jujur. Namun, jawaban tersebut tidak akan memuaskan pewawancara. Hal itu akan terkesan sangat klise dan lugu. Fokuslah untuk memberi jawaban tentang kelebihan yang dimiliki perusahaan tersebut dan tidak dimiliki oleh perusahaan lain. Kemudian, hubungkan hal tersebut dengan pengalaman atau keterampilan yang kamu miliki. Proses menyusun jawaban seperti itu pasti memerlukan riset lebih lanjut. Rahajeng menyebutkan bahwa kamu dapat melakukan riset dengan mencari tahu mengenai 3 hal, yaitu jenis perusahaan korporat, swasta, BUMN, dan lainnya bidang perusahaan edukasi teknologi, big data, pariwisata, dan lainnya update terbaru tentang perusahaan kondisi perusahaan di tengah badai layoff, misalnya Jika ingin lebih maksimal, lakukan riset lebih jauh dengan cara menggali lebih dalam mengenai kompetitor perusahaan sehingga kamu lebih tahu keunggulan mereka. 2. Jelaskan kaitan antara keterampilan yang kamu miliki dengan posisi yang dilamar Keterampilan serta pengalaman kerja akan sangat berpengaruh selama proses perekrutan. Jika ingin diterima, sebaiknya sebutkan semua keterampilan yang dimiliki serta prestasi apa saja yang pernah kamu raih. Kaitkan semua itu dengan posisi yang sedang dilamar dengan bahasa yang tenang, tegas, dan meyakinkan. Hal ini akan membuat HRD memiliki prasangka serta ekspektasi yang bagus tentang pribadimu. Jika belum memiliki pengalaman kerja, kamu bisa mengaitkannya dengan visi misi perusahaan. Kaitkan tujuanmu bergabung dengan visi misi yang dibawa oleh perusahaan. Jika ingin menjawab demikian, sebaiknya pelajari visi misi perusahaan lebih dalam dan susun poin-poin tersebut menjadi kalimat yang persuasif. Gunakanlah kata-kata yang sopan saat mulai berbicara dengan pewawancara. Usahakan tetap tenang dan jangan terbata-bata. Pihak HRD bisa menilai kamu sebagai pribadi yang mudah gugup atau tidak mempersiapkan diri dengan baik. Akan lebih baik jika sebelum melakukan interview, kamu menenangkan diri terlebih dahulu. 3. Hubungkan tujuanmu dengan branding produk Kamu bisa mengaitkan dengan produk saat menjawab mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami. Sebaiknya, pahami tentang citra brand produk yang dimiliki perusahan. Akan lebih baik jika kamu pernah mencoba atau menggunakan produk-produk tersebut. Tunjukkan semangat yang tinggi untuk bisa bekerja di tempat yang mempunyai hubungan erat dengan kebutuhan hidupmu. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan besar bagi pihak perekrut. Kesalahan Umum saat Menjawab Saat diberikan pertanyaan mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami, ada beberapa kesalahan yang umum dilakukan pengalaman. Menurut Big Interview, kesalahan tersebut misalnya adalah 1. Terlalu umum Banyak dari pelamar yang menjawab pertanyaan tersebut dengan jawaban umum yang berlaku untuk semua perusahaan. Kamu mungkin bisa mengatakan kata-kata manis seperti perusahaan yang kamu lamar adalah perusahaan bagus. Meski demikian, jawaban semacam ini bukanlah hal yang akan diingat perekrut dan mungkin juga dianggap tidak bisa dipercaya. 2. Terlihat belum melakukan riset Seperti disebutkan sebelumnya, kamu disarankan untuk mengaitkan keunggulan perusahaan dengan keunggulan yang kamu miliki. Jika kamu tidak melakukan riset, kamu akan kesulitan untuk menemukan keunggulan dari perusahaan yang kamu lamar. Tak hanya itu, Rahajeng juga berpendapat bahwa riset sebelum wawancara adalah salah satu cara menghargai perusahaan yang telah memberi kesempatan. Jika tidak riset, ada kemungkinan yang lebih buruk. Kamu juga bisa saja sama sekali tidak tahu sedikitpun tentang perusahaan yang dilamar. Hal ini tentu akan merusak peluangmu untuk mendapat kerja. 3. Tidak antusias Hindari jawaban dan sikap yang terlihat tidak antusias. Hal ini akan membuat perekrut berpikir berulang-ulang apakah kamu benar-benar menginginkan pekerjaan yang tengah dilamar. Seperti yang disebutkan sebelumnya, hindari jawaban bahwa saat ini perusahaan ini tengah membuka lowongan sehingga kamu melamarnya. Kamu harus selalu terlihat meyakinkan untuk menjawab pertanyaan mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami. Contoh Jawaban Terbaik Berikut beberapa contoh jawaban untuk pertanyaan “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami?” yang telah Glints siapkan 1. Menyambungkan visi misi perusahaan dengan pengalaman dan keterampilan Rahajeng juga menyebutkan bahwa kamu dapat menyiapkan jawaban dengan melihat pada visi misi atau fokus bisnis perusahaan. 2. Memanfaatkan peluang dan tantangan yang dihadapi oleh perusahaan “Perusahaan Anda sedang berencana ekspansi ke pasar luar negeri. Dengan pengalaman saya dalam bidang pemasaran serta kemampuan bahasa Inggris yang baik, saya yakin keterampilan tersebut akan menjadi keuntungan besar bagi perusahaan.” 3. Menggunakan pandangan pribadi serta pengetahuan tentang produk perusahaan “Saya adalah seorang fresh graduate. Saya ingin mendapatkan pekerjaan pertama saya, dan saya memutuskan untuk bekerja di perusahaan Anda karena saya mempercayai semua produk yang dibuat oleh perusahaan Anda.” Beberapa contoh di atas merupakan beberapa jawaban yang dapat berikan jika diberi pertanyaan mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami oleh HRD saat wawancara kerja. Agar lebih efektif, Glints menyarankan agar kamu melakukan berbagai riset terlebih dahulu. Mencari tahu pengalaman orang lain saat interview kerja, merupakan pilihan yang tepat. Apalagi, bagi kamu yang baru akan menghadapi interview yang pertama kali. Siapkan juga untuk menghadapi pertanyaan lanjutan dari pertanyaan ini. Salah satu pertanyaan yang mungkin muncul adalah, “Apa yang ingin Anda capai di perusahaan ini?” Dengan mendengarkan pengakuan-pengakuan orang lain tentang cara menjawab “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan kami?”, kamu bisa mendapatkan acuan saat mempersiapkan interview. Nah, kalau sudah siap interview, kamu bisa langsung melamar pekerjaan. Di Glints, ada banyak lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan yang menunggu lamaranmu. CEK LOWONGAN LAINNYA Kamu hanya perlu buat akun profesional untuk mulai melamar berbagai posisi tersebut. Yuk, daftar sekarang! How to Answer “Why Are You Applying for This Position?” HOW TO ANSWER Why Do You Want to Work Here? Jika kamu diberikan pertanyaan motivasi saat kerja, kira-kira bagaimana kamu menjawabnya? Pastinya kamu akan memberikan jawaban yang sungguh-sungguh agar kamu bisa menjadi pilihan kandidat yang terbaik, bukan? Nah, Di artikel ini, Glints ingin membagikan beberapa tips penting dan masukan dari Jeny Felikawaty, yang sekarang menjabat sebagai Area Activation di Saint Gobain Indonesia. Ia juga akan membagikan pengalamannya dalam menjawab pertanyaan interview ini. Pertanyaan “Apa Motivasi Kamu dalam Bekerja?” Sebenarnya apa tujuan dari dilontarkannya pertanyaan ini saat wawancara? Mengapa pertanyaan ini sangat sering kita temui di dalam sebuah interview? Ini juga merupakan salah satu poin utama yang diungkapkan oleh Jeny. Kamu perlu tahu apa tujuan rekruter bertanya pertanyaan ini. Dengan begitu, kamu bisa siapkan jawaban yang lebih sesuai ekspektasi mereka. Jangan salah, meski terdengar seperti pertanyaan biasa, pasti ada tujuannya mengapa rekruter bertanya tentang motivasi. Dari motivasi kerja yang kamu miliki, mereka akan mengukur seberapa besar kontribusi yang bisa kamu berikan. Dilansir dari Monster, perusahaan ingin mendapat kandidat yang memiliki motivasi tinggi dalam melakukan pekerjaannya. Yang diharapkan tentu bukan sekedar motivasi agar dapat bertahan hidup atau mendapatkan gaji setiap bulannya. Nah, penting untuk kita memberikan jawaban dengan kata-kata yang positif dan semangat agar pewawancara bisa tergerak hatinya dan menaruh kepercayaan kepada kita. Tujuan melakukan hal ini adalah agar kamu bisa terpilih oleh mereka. Jawaban Pertanyaan Motivasi saat Kerja Jawaban yang kamu berikan nantinya akan menjadi penilaian dari rekruter terhadap dirimu sendiri. Maka dari itu, perhatikan jawaban yang akan kamu berikan. Berikut beberapa tips yang perlu kamu perhatikan dalam menjawab pertanyaan motivasi saat kerja 1. Relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar Ketika kamu memberikan jawaban motivasi saat kerja, cobalah untuk mencari jawaban yang relevan dengan bidang pekerjaan yang akan kamu lakukan. Jangan sampai kamu malah mengatakan yang tidak sesuai dengan job desc kamu. Contohnya adalah sebagai berikut; “Saya melamar pekerjaan ini karena saya merasa hal ini sesuai dengan apa yang saya sukai. Saya adalah seseorang yang suka menulis, sehingga saya merasa pekerjaan content writer ini cocok dengan saya.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “I am applying to this position because I believe that this job aligns with what I love doing. I have always been passionate about writing, that is why a role as content writer fits me very well.” 2. Berikan motivasi yang positif dan antusias Jawaban yang antusias dan penuh nada positif akan membuat kamu memiliki kesempatan untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan. Pastikan jawaban kamu terdengar penuh antusias agar memberikan kesan baik pada rekruter. Berikut merupakan contoh struktur jawaban yang biasanya sering digunakan Jeny saat ia menjalani wawancara kerja. Ada 3 poin yang saling berhubungan saat menjawab. Yang pertama adalah motivasi itu sendiri. Yang kedua, aku kaitkan juga dengan dampak apa yang bisa aku berikan pada perusahaan lewat motivasi tersebut. Terakhir, biasanya aku tutup dengan harapan semoga aku bisa jadi karyawan terbaik dan loyal pada perusahaan. – Jeny Felikawaty 3. Jangan membuat diri sendiri terkesan angkuh Jika kamu ingin membanggakan kamu dan motivasi yang kamu miliki saat bekerja ada baiknya jika kamu lebih menjaga image dan tidak terlalu membanggakan dirimu sendiri. Hal ini karena kamu jadi terkesan angkuh di hadapan rekruter. Kesan tersebut akan menjadi sinyal negatif di perusahaan manapun. Pasalnya, mereka lebih membutuhkan orang yang bisa diajak bekerjasama dengan baik untuk mencapai tujuan dan target perusahaan. Kamu bisa menjawab seperti ini. “Saya adalah seseorang yang menyukai tantangan untuk terus mencapai goal. Namun, saya juga orang yang sangat menyukai kerja sama tim. Bisa belajar hal baru dari rekan-rekan kerja juga merupakan hal yang memotivasi saya setiap harinya.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “I am a person who loves challenges especially the ones that can help me achieve my goals. However, I also value teamwork very much. Being able to learn something new from my co-workers every single day is also what motivates me at work.” 4. Menjawab dengan jujur Tips paling ampuh dalam menjawab setiap pertanyaan interview adalah dengan menjawabnya dengan jujur dan sesuai kemampuan. Menurut The Balance Careers, menjawab pertanyaan dengan jujur dapat memudahkanmu menemukan sesuatu yang menyenangkan untukmu. Dengan berkata jujur, kamu akan merasa hidupmu lebih tenang karena kamu tidak perlu takut ketahuan bahwa kamu memberi jawaban palsu. Sebaik-baiknya kamu dalam berbohong, rekruter bisa tahu dari bahasa tubuhmu, lho. Yang penting, tetap percaya diri dan jawab dengan jujur ketika wawancara. Kamu bisa memberikan jawaban sederhana seperti ini; “Saya termotivasi untuk melakukan pekerjaan ini karena saya merasa bahwa apa yang saya lakukan bisa membuat saya merasa cukup dan senang dengan hidup saya.” Contoh jawaban dalam bahasa Inggris; “As simple as this may sound, I truly am motivated to do this job because I believe what I’ll be doing here can make me feel enough and content.” 5. Beri tahu lingkungan kerja seperti apa yang memotivasi Kamu bisa memberitahu pada recruiter lingkungan kerja seperti apa yang kamu sukai. Namun, usahakan untuk selalu relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar, ya. Kamu bisa menjawabnya seperti ini; “Saya melihat pekerjaan ini akan memiliki lingkungan kerja yang akan memiliki banyak diskusi, oleh karena itu saya melamar pekerjaan ini karena saya orang yang senang terlibat dalam diskusi.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “This position will bring me to work in an environment which require a lot of discussions. Being able to work in such circumstances is what motivates me to work since I also love engaging in a discussion.” 6. Kaitkan dengan rencana kariermu Jika posisi yang kamu lamar sesuai dengan rencana jangka panjangmu, kamu bisa jelaskan kepada rekruter. Kamu juga bisa ungkapkan bagaimana kamu sangat bersemangat dan antusias dengan tanggung jawab posisi ini. Ketika rekruter bisa melihat bahwa posisi ini ada hubungannya dengan rencana kariermu, mereka akan yakin bahwa kamu akan bertanggung jawab atas pekerjaanmu. Contoh jawabannya seperti, “Saya suka sekali mengajar. Dalam kurun waktu 3 tahun ke depan, saya ingin mengembangkan bisnis kursus untuk para pelajar. Mewujudkan kegiatan belajar yang efektif bagi mereka adalah hal yang membuat saya bersemangat dan termotivasi. Saya merasa profesi sebagai instructional designer ini bisa bantu saya mewujudkan karier impian tersebut.” Jawaban dalam bahasa Inggris “I really love teaching. In the next 3 years, I am planning to start developing courses program for the students. Being able to provide effective learning activities to help them makes me excited and motivated. I believe that working as an instructional designer can also help me achieve my career goals.” 7. Jawaban yang spesifik Semakin spesifik jawabanmu, maka akan lebih baik. Recruiter akan merasa bahwa jawabanmu benar-benar tulus dan kredibel jika kamu bisa sebutkan motivasi yang memberimu dampak positif saat bekerja. Jeny sempat membagikan pengalaman menariknya terkait tips yang satu ini. Setelah mengungkapkan bahwa motivasiku untuk bekerja adalah passion di marketing dan senang berkomunikasi, rekruter kembali bertanya, ’Kamu akan berkomunikasi dengan banyak orang, mulai dari para tukang sampai departemen sales. Apakah kamu siap?’ Saat ada follow up question itu, aku langsung beri jawaban yang lebih spesifik. Dalam berkomunikasi, aku pasti akan menyesuaikan diri dengan siapa aku bicara. Aku juga pasti akan memanfaatkan training dari perusahaan dengan sebaik mungkin.’ – Jeny Felikawaty 8. Sebutkan contoh suatu peristiwa Tips menjawab pertanyaan motivasi saat kerja selanjutnya adalah menyebutkan contoh peristiwa. Teringat kejadian spesifik yang benar-benar memotivasimu ketika bekerja? Ceritakan pada rekruter! Kamu bisa menceritakannya seperti di bawah ini. “Salah satu alasan mengapa saya menyukai profesi sebagai content creator adalah karena saya bisa buat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Suatu hari, ada followers yang mengirimkan pesan ke akun perusahaan. Ia mengungkapkan dengan panjang lebar bagaimana postingan saya ketika itu bisa bantu dia diterima kerja. Hal itulah yang membuat saya terus termotivasi.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “One of the reasons why I love being a content creator is because I get to create something meaningful for people. One day, a follower sent us a message. He expressed his gratitude towards our contents which had helped him landing a job. This kind of story is what certainly motivates me to work.” 9. Ingat pencapaianmu terdahulu Kamu juga bisa, lho, menjelaskan bagaimana suatu prestasi atau pencapaian bisa membuatmu termotivasi saat bekerja. Hal ini juga sangat menguntungkan jika posisi yang kamu lamar berkaitan erat dengan target. Simak contoh jawabannya di bawah ini. “Motivasi terbesar saya adalah ketika saya bisa melewati batas diri sendiri. Dulu, saat kuliah, saya merasa pelajaran statistik adalah mata kuliah tersulit. Akhirnya saya belajar jauh lebih tekun dari sebelumnya dan berhasil mendapat nilai A. Jadi, rasa puas karena berhasil melewati tantangan besar adalah hal yang memotivasi saya termasuk pada saat bekerja.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “I am most motivated when I can break my own limits. When I was in college, I struggled a lot with statistics.” I tried to study harder than ever and finally got an A at the end of the semester. The satisfaction from being able to tackle down my biggest challenge is what always motivates me, including at work.” 10. Motivasi tak harus selalu hal besar Motivasi tidak harus selalu hal yang besar. Hal-hal yang mungkin dianggap remeh oleh orang lain, bisa jadi bernilai besar bagimu. Yang penting kamu mampu jelaskan bahwa hal tersebut bisa memberimu kepuasan tersendiri dan memotivasi untuk bekerja. Contohnya seperti di bawah ini. “Bagi sebagian orang, pekerjaan public relations mungkin hanya sekadar bertemu dengan banyak orang. Bagi saya, membangun hubungan dengan orang lain adalah suatu seni yang sangat menarik. Saya senang bisa mempelajari karakteristik orang yang berbeda-beda dan berusaha membangun hubungan baik dengan mereka. Itulah yang memotivasi saya untuk bekerja.” Contoh jawaban dalam bahasa Inggris; “For some people, public relations is only about meeting people. Meanwhile, for me personally, establishing a network with people is such an art and it is very interesting. I am delighted to be able to learn the diversities of people, how to cater to their needs and maintaining the good relationships. That’s what motivates me to work.” 11. Fokus pada skill untuk posisi tersebut Salah satu cara untuk menjawab pertanyaan motivasi saat kerja adalah dengan mengingat kembali apa kekuatanmu yang bisa kamu kaitkan dengan posisi yang kamu lamar. Jika kamu sudah memiliki pengalaman kerja, inilah waktu yang tepat untuk memberi “bumbu tambahan” di jawaban, salah satunya dengan menekankan skill yang kamu punya. Nah, hal ini juga sesuai dengan salah satu contoh jawaban yang pernah diberikan Jeny Felikawaty hampir di setiap sesi interview yang dijalaninya. 12. Kaitkan dengan visi dan kultur perusahaan Berikan pernyataan bahwa visi dan kultur yang dimiliki perusahaan terkait dengan motivasi kamu untuk bekerja. Contoh jawaban yang kamu berikan bisa seperti ini; “Saya tahu bahwa perusahaan ini adalah startup, oleh karena itu ini menjadi motivasi saya tersendiri karena saya senang bekerja di lingkungan yang cepat dan result-oriented.” Jawaban dalam bahasa Inggris; “I am aware that this is a startup company, which particularly motivates me to work because I like working in a fast-paced and result-oriented environment.” Hindari Jawaban Motivasi yang Terlalu Umum Sebetulnya dalam menjawab pertanyaan ini kamu bisa menjawabnya sesuai dengan motivasi kamu yang sesungguhnya. Akan tetapi, akan lebih baik jika kamu menghindari beberapa jawaban yang terlalu umum. Jawaban semacam itu misalnya 1. Ingin mencari pengalaman baru dan menantang diri sendiri Khususnya untuk para fresh graduate, ketika kamu melamar pekerjaan pastikan kamu memang memiliki skill dan pengalaman dalam pekerjaan tersebut. Tempat kerja sudah bukan lagi tempat untuk kamu mencari pengalaman yang baru. Perusahaan akan memilih fresh graduate lainnya yang sudah memiliki pengalaman dalam bidang yang dibuka. Jadi, pastikan bahwa skill dan pengalaman yang kamu milikisudah cocok dan siap kerja ya. Kamu bisa menjawabnya seperti ini; “Saya tertarik dengan pekerjaan ini karena saya merasa pekerjaan ini sesuai dengan bidang yang saya minati. Saya sudah memiliki berbagai pengalaman internship di bidang ini agar saya bisa membuat diri saya familiar dengan pekerjaan ini.” 2. Mengisi waktu luang Jawaban seperti ini akan dilihat sebagai jawaban yang konyol dan tidak serius. Hal ini justru akan mengurangi nilai kamu di mata recruiter. Kamu akan dianggap tidak serius dalam bekerja dan bahkan terkesan sembarangan. Apalagi, jika pekerjaan yang akan kamu kerjakan bukan sekadar pekerjaan yang main-main. Penting untuk selalu berikan motivasi yang terbaik ketika kamu bekerja. Maka dari itu, pikirkan baik-baik setiap jawaban yang akan kamu ucapkan selama wawancara. Kamu bisa menjawabnya seperti ini; “Saya sangat serius untuk pekerjaan ini karena saya ingin berkarier di bidang yang saya minati. Selain itu, saya pun ingin memberikan yang terbaik setiap waktunya.” 3. Mendapatkan gaji yang lebih baik dari yang sebelumnya Membicarakan mengenai gaji dalam menjawab pertanyaan motivasi saat kerja bukan pilihan yang baik. Jawaban ini pun bukan motivasi yang diharapkan oleh rekruterterhadap kandidatnya. Karena pasti kamu akan dibayar untuk pekerjaan yang kamu lakukan. Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Jeny. Meski benar ini menjadi salah satu motivasi, sebaiknya kamu tekankan pada motivasi lain yang lebih positif. 4. Berfokus pada diri kamu sendiri Memang proses interview dilakukan oleh rekruter untuk mengetahui diri kamu sendiri. Namun, jangan membuatnya selalu berfokus pada dirimu saja. Selalu berikan motivasi seperti tanggung jawab dari pekerjaan yang membuatmu tertarik. Contohnya adalah seperti ini; “Saya tertarik dengan pekerjaan ini karena setelah melihat job desc dari pekerjaan ini, saya merasa ini adalah hal yang saya sukai.” 5. Tidak ada tujuan yang jelas Rekruter tidak akan mengerti apa yang kamu mau apabila kamu tidak menjawab pertanyaan mereka dengan jelas. Kamu bisa menjawabnya seperti ini; “Saya merasa pekerjaan ini cocok untuk saya karena saya memiliki tujuan yang ingin saya capai, seperti ingin menjadi yang terbaik di bidang ini dalam 2-3 tahun ke depan.” 6. Tidak ada kaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar Hindari memberikan detail yang tidak ada di dalam job desc yang kamu lamar. Hal ini bisa menandakan bahwa kamu tidak tahu apa yang harus dikerjakan di mata rekruter. Kamu bisa menjawabnya seperti ini; “Setelah saya melihat job desc dari pekerjaan ini, saya merasa ini adalah hal yang cocok untuk saya karena saya memiliki skills yang diperlukan untuk hal tersebut.” Itu dia beberapa tips yang bisa kamu siapkan ketika menjawab pertanyaan motivasi saat kerja. Yuk, praktikkan ilmu jawab pertanyaan wawancara kerja ini dengan lamar lowongan kerja yang cocok buatmu! Lihat berbagai peluangnya di Glints sekarang. CEK LOWONGAN LAINNYA Pastikan kamu selalu menyiapkan diri dan jawaban yang akan diberikan, ya. Dengan begitu, kamu akan dianggap lebih siap oleh rekruter. Selain untuk pertanyaan ini, Glints Blog masih punya tips lain untuk menjawab pertanyaan interview, lho! Dirangkum dari sumber tepercaya, kamu akan jadi kandidat yang menarik di mata rekruter. Yuk, cek berbagai artikelnya di sini! "What Motivates You at Work?" Interview Question "What Motivates You?" Referensi kerja sangat penting bagi kamu yang sedang mencari kerja atau berpindah ke perusahaan lain. Meski begitu, mungkin ada yang belum familiar tentang apa itu referensi kerja. Dengan referensi kerja, kamu dapat meyakinkan perekrut bahwa dirimu layak untuk direkrut. Untuk melamar sebuah pekerjaan tidak cukup hanya dengan mengandalkan CV beserta portofolio yang kamu miliki. Jika ingin semakin meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah orang yang tepat, sering kali kamu perlu memberikan referensi kerja. Referensi yang dimaksud adalah referensi dari berbagai pihak yang sudah mengenalmu dengan baik atau pernah bekerja sama denganmu dalam suatu perusahaan. Lantas apa itu referensi kerja? Bagaimana cara mendapatkannya? Terkait dengan hal tersebut, berikut Glints akan menjelaskan serba-serbinya kepadamu. Apa Itu Referensi Kerja? © Dilansir dari The Balance Careers, referensi kerja adalah sebuah rekomendasi atau rujukan yang diberikan oleh mantan kolega atau perusahaan yang menunjukkan keterampilan dan keahlianmu dalam bekerja. Tidak hanya itu, referensi biasanya juga menunjukkan kinerja kamu selama bekerja di perusahaan lama. Referensi tersebut nantinya akan dilihat oleh perusahaan yang sudah kamu lamar untuk membuktikan apakah kamu layak bekerja di perusahaan tersebut atau tidak. Biasanya referensi ini berbentuk sebuah surat yang berisi keahlian serta kinerjamu selama bekerja di perusahaan lama. Untuk fresh graduate, kamu bisa meminta referensi kerja kepada orang-orang yang sudah mengenalmu dengan baik serta mengetahui kemampuanmu. Nantinya, perusahaan akan menghubungi orang yang kamu tunjuk sebagai referensi. Kamu juga bisa mencantumkan referensimu ke dalam sebuah CV atau berupa surat referensi. Kalau sudah mendapatkan referensi kerja, kamu bisa langsung mulai mencari lowongan. Yuk, ikutan job fair online! Ada lebih dari 200 pekerjaan yang menunggumu di Glints X Job Fair. Selain melamar kerja secara online, di sana kamu bisa meningkatkan pengetahuan dengan ikut career conference diskusi langsung dengan expert dari berbagai perusahaan tech ternama di Live Q&A Menarik, kan? Langsung saja klik di sini atau tap banner di bawah ini untuk info lebih lanjut dan mendaftar, ya! Jangan lewatkan kesempatan menemukan karier impianmu, ya! Yang Dapat Dijadikan Referensi untuk Pekerja © Ada beberapa orang yang dapat kamu jadikan sebagai referensi saat memutuskan untuk pindah ke perusahaan lain 1. Atasan/manajer Atasan atau manajermu tentu bisa dijadikan sebagai referensi kerja. Akan tetapi, ada beberapa orang yang tidak mencantumkan manajer sebagai referensi. Alasannya sederhana. Dilansir dari Glassdoor, salah satu alasan orang tidak mencantumkan manajernya sebagai referensi adalah karena ia tidak ingin manajernya tahu bahwa ia hendak pindah kerja. Terlepas dari itu, manajer tempat kamu kerja sekarang bisa menjadi referensi terbaik bagimu. Sebab, ia sangat mengenal kamu dengan baik dan mengetahui kinerja serta keahlianmu dalam bekerja. Tak hanya manajer yang sekarang, manajer sebelumnya tempat kamu bekerja juga bisa dijadikan sebagai referensi. Baca Juga Apa Itu Cover Letter? Perlukah Menyertakannya Setiap Kali Melamar Kerja? 2. Rekan kerja Selain manajermu, kamu juga bisa menjadikan rekan kerja sebagai referensimu. Namun, perlu diperhatikan bahwa rekan kerja tersebut benar-benar mengerti kamu secara baik dari segi keahlian dan kinerjamu. Jadi, usahakan untuk mencari rekan kerja yang memang bekerja satu bidang denganmu. Referensi dari rekan kerja yang tidak mengetahui kamu secara profesional tentu tidak akan menghasilkan apapun. Kamu bisa menjadikan rekan kerja yang sekarang atau sebelumnya sebagai referensi kamu nanti. 3. Teman Teman bisa juga kamu jadikan sebagai referensi. Asalkan, ia dapat memberikan referensi secara profesional dan tidak sembarangan. Dilansir dari Glassdoor, ada dua pilihan untuk menjadikan teman sebagai referensimu, yaitu mereka yang saat ini bekerja sesuai dengan posisi yang kamu lamar dan mereka yang merupakan atasanmu. Yang Dapat Dijadikan Referensi untuk Fresh Graduate © Untuk fresh graduate, berikut ada beberapa orang yang dapat kamu jadikan sebagai referensi 1. Teman Dilansir dari The Muse, kamu yang tidak memiliki pengalaman kerja bisa menjadikan temanmu sebagai referensi saat mencari kerja nanti. Namun, perlu diperhatikan bahwa temanmu tersebut adalah seorang yang profesional, di mana sebelumnya kamu pernah bekerja dengannya. Dengan demikian, ia tentu sangat mengetahui kinerjamu serta keahlianmu dalam bekerja sehingga dapat menjadi referensi untukmu. 2. Manajer magang Apabila kamu pernah magang saat kuliah atau lulus kuliah, hal tersebut bisa jadi nilai tambah. Kamu dapat menjadikan manajer di tempat magangmu sebagai referensimu nanti. 3. Seorang ketua organisasi/kelompok Apabila dulu semasa kuliah kamu tergabung ke dalam suatu organisasi atau kelompok, kamu dapat menjadikan ketuamu sebagai referensi. Dilansir dari The Muse, ketua organisasi/kelompok bisa menjadi tambahan referensi yang bagus bagi kamu. Akan tetapi, usahakan menghubungi ketuamu yang memang sering berhubungan denganmu. Akan menjadi hal yang sia-sia jika ketuamu tidak mengenalmu secara mendalam karena secara otomatis ia juga bingung akan mempromosikanmu seperti apa. 4. Pengajar Terkadang, ketika kuliah di kampus, kita memiliki dosen atau bahkan profesor yang berinteraksi intens dengan kita. Kamu mungkin punya pembimbing akademis atau skripsi yang cukup dekat denganmu. Nah, pengajar di kampus yang mengenalmu dengan baik juga bisa kamu jadikan referensi. © Glints Baca Juga Contoh Menulis Deskripsi Diri agar CV Dilirik Rekruter Bagaimana Cara Meminta Referensi? © Setelah membuat daftar siapa saja kira-kira yang akan dijadikan referensi olehmu, sekarang saatnya untuk meminta tolong kepada orang tersebut. Memintanya lewat email adalah cara yang paling sopan. Selain itu, dilansir dari Total Jobs, apabila kamu meminta referensi lewat email, orang yang dimintai akan memiliki waktu untuk berpikir. Hal ini terutama berlaku untuk referensi yang tergolong lebih senior seperti atasan atau profesor. Tidak semua orang yang kamu jadikan referensi mempunyai waktu luang. Terlebih, mereka juga pasti akan berpikir-pikir dahulu. Sebagai follow up, kamu bisa menghubungi mereka dengan cara lain seperti telepon agar kamu tahu kelanjutannya seperti apa. Lalu, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat mengirimkan email kepada orang yang diminta menjadi referensi. Dilansir dari The Balance Careers, saat kamu menuliskan permohonan referensi kerja, kamu harus memasukkan hal-hal di bawah ini pengantar yang menjelaskan terkait kebutuhanmu akan referensi pengingat singkat tentang tanggal kamu masuk kerja, di posisi apa kamu kerja, kontribusi unik apa yang telah kamu berikan deadline untuk menyerahkan referensi ucapan terima kasih karena telah bersedia membantu untuk menjadi referensi nomor handphone-mu Untuk fresh graduate, kamu bisa meminta referensi dengan menyesuaikan isi email seperti yang ada di atas. Kalau memang sudah sangat dekat, tidak apa-apa untuk menghubunginya langsung lewat telepon. Di luar itu, terkadang kamu tidak harus meminta orang-orang tersebut untuk menulis dalam surat yang khusus. Pasalnya, beberapa recruiter akan menghubungi mereka secara langsung. Oleh karena itu, terkadang kamu hanya perlu menghubungi referensimu untuk meminta izin atau persetujuan mereka untuk menjadi referensi. Haruskah Memasukkan Referensi Kerja ke Dalam CV? © Dilansir dari Top Resume, sebenarnya kamu tidak perlu memasukkan daftar referensimu ke dalam CV. Pasalnya, perusahaan tidak akan meminta referensi sampai kamu berhasil melewati tes wawancara. Perusahaan akan memintanya jika mereka memang sudah membutuhkannya. Dengan demikian, tidak perlu repot-repot terlebih dahulu memasukkan referensi ke CV di tahap awal. Tetap fokus terhadap CV-mu serta mencari referensi yang terbaik untukmu. Baca Juga 5 Tips dan Kesalahan Umum dalam Membuat CV Bahasa Inggris Itu dia serba-serbi dari referensi kerja. Pada intinya, referensi kerja menjadi sarana bagi perusahaan untuk semakin meyakinkan diri bahwa kamu cocok untuk direkrut dan menjadi karyawan mereka. Nah, setelah tahu fungsi dan cara mendapatkan referensi kerja. Kamu harus tahu juga cara memilih referensi yang tepat. Tenang saja, Glints punya tips memilih referensi kerja yang tepat untukmu. Yuk, cek selengkapnya di sini! What You Should Know About Job References The 8 Best People to Choose as Job References 4 References You Can Nail Down—Even if You Don’t Have a Lot of Experience How to ask for a reference Sample Reference Request Letter Should You Include References on Your Resume? “Mengapa anda ingin bekerja di perusahaan kami?” sudah menjadi pertanyaan wajib para rekruiter saat bertemu calon kandidat. Ada rasa penasaran yang menggelitik, sekaligus menjadi magnet mengapa Anda tertarik terhadap perusahaan tersebut. Sehingga melihat pentingnya akan hal ini, kami akan memberi Anda memberikan panduan wawancara besar lengkap untuk menjawab satu lagi pertanyaan wawancara kerja yang paling umum dan paling kritis. Kami sering mendengar dari kandidat yang memberi tahu kami bahwa mereka menganggap pertanyaan ini membuat frustasi atau tampaknya tidak terlalu penting. Tapi pertanyaan ini sangat penting bagi manajer perekrutan karena sejumlah alasan. Misalnya manajer perekrutan dapat mengajukan pertanyaan ini untuk membantu mencari tahu bagaimana Anda akan menyesuaikan diri dengan budaya di perusahaan mereka, atau untuk memahami motivasi dalam melamar pekerjaan dan bagaimana Anda mengerti peran tersebut. Intinya adalah karena banyak kandidat melewatkan pertanyaan ini, Anda dapat menggunakannya untuk memberi keuntungan dan keunggulan dalam persaingan. Dengan pemikiran tersebut, kami ingin membahas pertanyaan ini dari dua sudut penting. Mengapa Anda tertarik dengan perusahaan tersebut?Mengapa Anda tertarik dengan pekerjaan itu? Anda harus dapat menjawab kedua pertanyaan ini untuk menyelesaikan wawancara Anda, dan untuk melakukannya Baca juga Tips Menjawab Pertanyaan Penting Saat Interview! Alasan Mengapa Pewawancara Bertanya “Kenapa kamu ingin bekerja di sini?” Pewawancara mencari hal serupa apakah menanyakan tentang perusahaan atau posisi. Manajer perekrutan ingin mengetahui beberapa hal seperti Ingin mempelajari tentang tujuan karir dan bagaimana posisi ini sesuai dengan rencana Anda Untuk memastikan Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan itu dan akan termotivasi untuk bekerja jika dipekerjakan Mencari tahu apa yang Anda ketahui tentang perusahaan, industri, posisi dan apakah Anda meluangkan waktu untuk menelitinya terlebih dahulu Pahami prioritas dan preferensi Anda – aspek perusahaan dan / atau pekerjaan mana yang menarik bagi Anda dan mengapa? Cara Menjawab Pertanyaan Interview yang tepat Meskipun terlihat sederhana ada beberapa hal yang dilakukan dan diperhatikan agar Anda dapat menjawab semua pertanyaan dengan tepat Pahami Pewawancara Anda Dale Carnegie pernah mengatakan “Bicaralah dengan seseorang tentang diri mereka sendiri, dan mereka akan mendengarkan selama berjam-jam.” Dengan kata lain, tidak ada yang lebih penting bagi seseorang selain kepentingannya sendiri. Berhubungan dengan siapa pun itu mudah jika Anda fokus pada topik yang mereka sukai. Bagi seorang pewawancara, hanya sedikit hal yang lebih bermakna secara pribadi daripada perusahaan tempat mereka pewawancara adalah manajer atau setidaknya seseorang yang cukup dipercaya oleh perusahaan untuk memilih karyawan baru. Orang ini kemungkinan besar setia dan bangga dengan apa yang diperjuangkan perusahaan. Sehingga cobalah untuk mengetahui perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan secara mendalam Cari Tahu lebih Dalam Masih terkait dengan point pertama yang mengatakan untuk mengetahui perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan secara mendalam, tentunya ini bukan tanpa alasan karena ini menjadi hal penting dalam perekrutan. Langkah ini juga terbilang mudah karena sudah ada internet yang akan membantu menjawabnya, yang penting Anda harus memiliki niat untuk Cobalah untuk mencari tahu nama perusahaan, nama CEO, budaya, misi, kinerja, dan rencana perusahaan. Dalam hal inilah penelitian penting dilakukan sebelum Dengan melakukan hal ini Anda sedang membuka peluang yang lebih besar, sekaligus menunjukan rasa kepedulian Anda terhadap perusahaan tersebut. Dari penjelasan di atas dapat dipahami bukan, jika bukan hal yang sulit untuk membuat rekruiter melirik Anda. Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda adalah kandidat yang tepat dan menginginkan pekerjaan itu karena alasan intrinsik. Lakukan ini, dan bagi mereka yang baru masih menjadi fresh graduate, cobalah untuk memfokuskan diri kepada pencapaian, hasil dan bukan seberapa banyak perusahaan dapat memberikan gaji. Pasalanya memikirkan uang terlalu dini, hanya akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang Kecocokan Budaya Alasan lainnya saat menjawab, “Mengapa Anda tertarik dengan pekerjaan ini?” juga menunjukkan kecocokan, tetapi dengan cara yang berbeda. Misalnya saya menyukai budaya organisasi ini. Dari apa yang saya dengar dan apa yang telah saya baca tentang perusahaan, sepertinya sangat sesuai dengan kepribadian dan nilai saya. Saya merasa sangat terhubung dengan pernyataan misi Anda. , dan merasa bersemangat dengan pekerjaan yang dilakukan. “ Ini adalah jawaban umum. Jadi jika Anda bisa lebih spesifik dengan menyebutkan beberapa hal yang pernah Anda dengar atau baca tentang budaya tempat kerja perusahaan yang Anda sukai, itu akan membantu tujuan ini. Menjadi salah satu area yang sangat penting. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin ingin Anda cari saat Anda meneliti perusahaan Apakah ini perusahaan papan atas di bidang / industri? Apakah perusahaan ini dikenal dengan produk mutakhir atau inovasi lainnya? Apakah perusahaan ini memiliki reputasi yang baik untuk layanan pelanggan? Apakah perusahaan ini terkenal sebagai tempat yang bagus untuk bekerja? Apakah perusahaan ini menghargai dan / atau menyediakan sumber daya untuk pengembangan karyawan? Sebutkan hal-hal yang benar-benar berbicara kepada Anda dan nilai-nilai Anda sehingga ketulusan Anda terlihat. Kecocokan Pribadi Untuk menjawab pertanyaan wawancara, “Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini?” Akhiri jawaban Anda untuk pertanyaan wawancara ini dengan sesuatu yang lebih personal. Misalnya seperti ini “Pekerjaan ini berada di lokasi yang bagus untukku. Aku selalu ingin pindah ke sini.” “Pekerjaan ini hanya lima menit dari rumah saya, jadi menghilangkan perjalanan adalah nilai tambah yang besar.” “ Saya selalu menggunakan produk Anda, dan saya sangat menyukainya. Saya sangat senang menjadi bagian dari itu.” Riset Posisi Memikirkan pertanyaan ini sebelum wawancara akan memungkinkan Anda menjawab dengan cepat manajer perekrutan, menunjukkan profesionalisme dan kesiapan. Untuk mengembangkan tanggapan, Anda harus terlebih dahulu memahami tanggung jawab posisi tersebut. Meninjau deskripsi pekerjaan secara menyeluruh sebelum wawancara adalah ide yang bagus. Apakah Anda akan berinteraksi dengan pelanggan? Apakah Anda akan bertanggung jawab untuk tugas yang berhubungan dengan akuntansi? Pengetahuan ini penting untuk mengkomunikasikan motivasi Anda dengan tepat untuk mengejar peran tersebut dan untuk memahami kualifikasi mana yang paling relevan. Misalnya, jika Anda melamar posisi akuntansi, tanggung jawab Anda mungkin mencakup Menghitung dan mengelola inventaris Memesan persediaan Mengupload faktur inventaris Faktur rekonsiliasi Berkomunikasi dengan vendor Informasi ini memberi tahu Anda keterampilan profesional mana yang harus disoroti dalam jawaban Anda. Dengan contoh di atas, Anda dapat menanggapi dengan jawaban seperti Jawaban dengan kata kunci dari deskripsi pekerjaan seperti ini akan mengkomunikasikan motivasi Anda untuk melamar dan kualifikasi Anda yang relevan. Baca juga Dapat dilatih! Ini Sikap Seorang Pemimpin yang Baik! Kesalahan Saat Menjawab Pertanyaan Interviewer Ketahui beberapa kesalahan yang mungkin dibuat dan cara menghindarinya 1. Menjawab Dengan Kurang Tepat Menjadi kesalahan yang cukup umum ketika kebanyakan orang biasa melakukan wawancara, karena banyak orang tidak menyangka pertanyaan ini muncul. Sehingga akhirnya dapat menjawab dengan pasti mengapa menginginkannya, bahkan ada yang menjawab hanya karena tanpa alasan yang tepat. Apa yang Harus Dilakukan Anda mungkin sudah tahu apa yang perlu Anda lakukan Bersiaplah, dan cari tahu bagaimana Anda berencana untuk menanggapinya. Bagi siapapun yang bisa menjawab pertanyaan ini, akan menunjukan keterampilan dan pengalaman selaras dengan posisi tersebut, dan menghubungkannya dengan jalur karier Anda sendiri. 2. Anda Menghabiskan Terlalu Banyak Waktu untuk Menjawab Pertanyaan Kesalahan ini biasanya merupakan akibat dari kesalahan sebelumnya. Dalam upaya Anda untuk memulihkan diri dari kesiapan yang kurang, wajar untuk mencoba dan melontarkan jawaban yang fasih. Namun sering kali, yang akhirnya terjadi adalah kandidat akan mengajukan tawaran yang lama, seperti, “Yah, saya tidak bisa tidak melihat lowongan pekerjaan online, dan maksud saya, ada begitu banyak hal yang disukai tentang perusahaan , terutama karena, ya ampun, Anda memiliki kolam renang di kantor? Sungguh menakjubkan.” Apa yang Harus Dilakukan Kami tidak menyarankan Anda merespons seolah-olah Anda adalah robot. Tetapi Anda harus membuatnya relatif singkat. Jika pewawancara memiliki pertanyaan lanjutan, dia akan bertanya. Sesuatu seperti ini seharusnya melakukan trik dengan baik Cobalah untuk mempertimbangkan dengan cara menjawabnya seperti, bagaimana hal itu cocok dengan tujuan karier saya, dan ini adalah kombinasi sempurna dari satu tujuan karier. 3. Belum Memikirkan Mengapa Anda Menginginkan Pekerjaan itu Menjadi masalah terbesar kebanyakan orang. Dalam banyak kasus kandidat kesulitan menjawab pertanyaan ini, karena banyak waktu untuk berfokus pada sesuatu. Sehingga mereka lupa untuk memikirkan apakah peran ini benar-benar tepat untuk mereka. Apa yang Harus Dilakukan Sebelum melamar pekerjaan, keluarkan pena dan kertas. Lalu tulis daftar sederhana hal-hal yang Anda cari dalam proses wawancara. Jika Anda melihat salah satu yang menurut mungkin menarik, bandingkan deskripsi dan informasi apa pun yang diberikan perusahaan . Kesimpulan Sebelum Anda datang ke wawancara itu, jawab pertanyaan ini untuk diri Anda sendiri. Jika Anda tidak dapat menjelaskan dengan jelas minat Anda tentang perusahaan, bukan tidak mungkin meskipun seberapapun kualitas yang dimiliki, tidak akan dilirik oleh rekruiter. Pelajari dan buatlah persiapan sebaik mungkin, bahkan untuk hal sederhana seperti “Mengapa anda ingin bekerja di perusahaan kami?” karena ini sudah menjadi pertanyaan wajib para rekruiter saat bertemu calon kandidat. . Jenis pertanyaan "Apa yang bisa anda berikan untuk perusahaan?" merupakan pertanyaan yang sering dan penting dalam proses wawancara kerja. Sehingga anda harus mampu menjawabnya dengan baik, agar dapat terpilih menjadi karyawan di perusahaan tempat anda sedang wawancara. Pertanyaan “Apa Yang Bisa Anda Berikan Untuk Perusahaan ?” juga terkadang diucapkan dengan kalimat yang sedikit berbeda, namun sebenarnya mempunyai makna yang sama. Contohnya, Kontribusi apa yang akan anda berikan untuk perusahaan, kenapa kami memilih anda dan Dll. Agar dapat tampil baik saat wawancara, anda wajib membuat persiapan sebelumnya yang sesuai dengan latar belakang dan pengalaman. Anda bisa mempersiapkan sejak awal jawaban dari pertanyaan yang kemungkinan akan ditanya sesuai dengan pribadi anda. Setiap jawaban anda akan dinilai oleh rekruters. Anda harus paham jika ada banyak kandidat yang sedang di wawancara, Sehingga jawaban yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaanlah yang akan diterima. Pertanyaan “Apa Yang Bisa Anda Berikan Untuk Perusahaan ?” merupakan salah satu pertanyaan terpenting yang ingin didengar oleh pewawancara. Pertanyaan ini dapat memberikan ramalan bagaimana cara anda bekerja jika telah diterima nantinya. Untuk menjawab pertanyaan ini memang tidak mudah, ada beberapa jawaban terbaik yang dapat anda berikan sesuai dengan kondisi perusahaan. anggota tim yang baik dan jujur Walaupun kalimat tersebut sangat sederhana, namun ini merupakan sikap dasar untuk menjadi karyawan terbaik. Menjadi anggota tim yang baik dan jujur adalah aset penting yang harus dimiliki perusahaan. Ada banyak calon karyawan dengan kemampuan tinggi di luar sana, namun jika tidak dilengkapi dengan tingkah laku yang baik dan jujur, justru akan merugikan perusahaan. Anda dapat menjelaskan kepada pewawancara, jika untuk menjadi anggota tim baik dan jujur, maka anda akan berupaya berkomunikasi dan membuat tim merasa nyaman saat menjalankan pekerjaan bersama. Anda juga bisa mengungkapkan semangat anda terhadap kerja tim dan memperjelas bahwa komunikasi yang baik akan menghasilkan produktifitas tinggi dan kunci dari kesuksesan. 2. Gairah dalam bekerja Gairah atau semangat adalah atribut penting lainnya yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas. Dengan meyakinkan bahwa Anda akan selalu menumbuhkan rasa semangat untuk bekerja, rekruters akan menilai jika anda adalah calon karyawan yang akan memiliki produktifitas tinggi. Gairah dalam bekerja akan menciptakan keuletan dan sikap pantang menyerah dalam bekerja. Jika ada masalah dalam pekerjaan, maka membuat anda semakin berusaha untuk mencari solusinya. 3. Karena anda memiliki kemampuan multitasking Persaingan usaha semakin tinggi, membuat perusahaan anda harus meningkatkan kinerja para karyawanya. Hal ini berdampak pada tekanan kerja yang tinggi dan tenggat waktu yang ketat. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, Di perlukan kandidat dengan kemampuan multitasking yang bisa menempatkan diri pada beberapa proyek sekaligus. Anda dapat memberikan penjelasan secara singkat kepada pewawancara tentang pengalaman multitasking anda di organisasi/perusahaan sebelumnya. Sebaiknya dalam menjelaskan pengalman tersebut dapat diuraikan melalui contoh teknis multitasking yang dilakukan serta tools yang anda gunakan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Jika anda berhasil menjelaskan secara jelas dan lengkap, bisa jadi anda akan dapat mencuri perhatian pewawancara. 4. Determinasi yang tinggi Determinasi juga merupakan kualitas skill penyempurna yang dibutuhkan untuk tugas apapun. Determinasi adalah tingkat keterlibatan ataupun kekuatan anda untuk didengar dalam menyempaikan keputusan ataupun komunikasi apapun. Determinasi diperlukan untuk menahan setiap tantangan dan mencapai tujuan untuk sukses. 5. Dedikasi Dedikasi dan Loyalitas adalah aset penting yang harus dimiliki kandidat ketika ingin bergabung di perusahaan. Bila seseorang berdedikasi terhadap pekerjaan, maka karyawan tersebut akan selalu ada untuk perusahaan. Ketika perusahaan telah memilih seorang menjadi karyawannya, maka perusahaan telah menginvestasikan banyak hal untuk karyawan tersebut. Untuk itu penting bagi perusahaan memilih karyawan yang memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi, agar investasi besar yang diberikan tidak sia-sia. Namun untuk membuktikan bahwa anda tipe karyawan yang berdedikasi bukan hanya dilihat dari kata “dedikasi” yang anda ucapkan. Pewawancara dapat mengetahui kebenaran tentang sikap dedikasi anda melalui cara dan alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya. Maka dari pastikan bahwa CV ataupun alasan anda mengundurkan diri dari perusahaan sebelumnya, bukan karena dedikasi anda yang tidak baik seperti hanya karena di perusahaan baru ini gaji yang diterima lebih tinggi. 6. Mampu bekerja dibawah tekanan dan deadline Perusahaan terus berusaha untuk bergerak cepat, sehingga setiap tugas harus diberikan deadline, Dan tentunya akan memiliki tekanan yang tinggi. Ada kasus dimana sebuah proyek menghadapi masa sulit dan perlu diajukan sebelum deadline. Dalam contoh seperti itu, bekerja di bawah tekanan tinggi dan deadline yang ketat akan menjadi sebuah kewajiban. Banyak sekali calon kandidat yang tidak sanggup untuk bekerja di bawah tekanan dan deadline, sehingga jika anda mampu maka bersiaplah menjadi aset yang berharga bagi perusahaan baru anda. 7. Kemampuan memotivasi diri sendiri Ketika ditanya apa yang dapat anda berikan untuk perusahaan, kemampuan memotivasi diri adalah solusi sempurna bagi perusahaan dan untuk mengesankan pewawancara. Bila anda dapat memotivasi diri sendiri, anda secara otomatis dapat dinilai sebagai type orang yang tidak mudah menyerah. Anda tidak perlu dukungan ataupun support orang lain untuk bersemangat, justru anda yang dapat membuat orang lain dapat bersemangat dalam bekerja. Maka dari itu, ini juga bisa menjadi jawaban yang bagus untuk anda berikan. 8. Antusiasme Antusiasme disini merupakan sifat bersemangat untuk mengerjakan pekerjaan ataupun mengetahui hal-hal baru dalam pekerjaan anda. Bila Anda dipenuhi dengan rasa antusiasme yang tinggi, Anda akan mengembangkan semacam energi di dalam diri Anda untuk selalu berbuat lebih baik. Anda terus-menerus berusaha menuju kesuksesan dan mencoba hal lain dalam pekerjaan anda. Kegembiraan adalah dorongan semangat yang tumbuh ketika antusias anda dalam bekerja sangat tinggi. 9. Kerja keras Tidak harus lagi kami menjelaskan secara detail mengapa anda wajib menggunakan kata ini. Kerja keras merupakan dasar dari segala bentuk kesukesan. Mau itu sukses dalam karir, sukses dalam berwirausaha, sukses dalam keluarga dan sukses lainnya, maka kerja keras merupakan dasar utama untuk menghujudkanya. Anda harus mampu menunjukkan pada saat wawancara jika anda benar-benar tipe pekerja keras. 10. Kemampuan cepat belajar Walaupun anda memiliki gelar sarjana sesuai dengan profesi yang sedang dilamar, bukan berarti anda akan mudah menjalankan tugas pekerjaan kelak. Ada banyak hal dalam pekerjaan anda yang sama sekali tidak bisa di dapatkan dalam materi kuliah. Semua hal tersebut harus dapat anda pelajari secara cepat. Kemampuan untuk belajar dan beradaptasi secara cepat, dapat membantu divisi HR untuk melakukan pengembangan sumber daya manasuia. Sehingga pastinya divisi HR akan sangat mempertimbangkan orang-orang yang dapat cepat belajar, sekalipun iya belum memiliki pengalaman. 11. Memiliki keterampilan komunikasi yang baik Komunikasi merupakan sebuah interaksi untuk menyampaikan sesuatu pesan kepada orang lain. Bisa jadi anda memiliki ide ataupun gagasan yang begitu brilian, namun gagal tersampaikan hanya karena anda tidak mampu mengkomunikasikannya kepada orang lain. Maka dari itu apapun profesi dan skill anda, tetap kemampuan berkomunikasi harus anda miliki. Ingat, bekerja bukan hanya tentang bagaimana dapat menyelesaikan tugas pekerjaan anda, tetapi bagaimana dapat bekerja tim dengan baik dan itu semua butuh kemampuan komunikasi yang baik. 12. Mampu mengembangkan keterampilan sesuai posisi Kalimat di atas menjelaskan bahwa anda akan mampu berkembang di posisi yang dipilih dan mengembangkan keterampilan yang lebih dari harapan. Anda dapat menjelaskan bahwa anda mendorong minat untuk mengeksplorasi dan mempersiapkan sesuai dengan fungsi pekerjaan. Karakteristik ini penting untuk dibawa ke dalam sistem. 13. Pengalaman, bakat dan layanan profesional Kenapa fresh graduate memiliki gaji yang lebih sedikit dibandingkan orang yang telah lama bekerja ? Jawabnya tentu saja karena fresh graduate belum memiliki pengalaman kerja. Sementara itu faktanya, ilmu yang diterapkan dalam bekerja sangat berbeda dari teori-teori yang diajarkan dalam kelas. Ada banyak hal yang tidak bisa kamu dapatkan di kelas, seperti penanganan masalah nonteknis, leadership dll. Maka dari itu pengalaman dan bakat merupakan aset penting yang harus ada saat kandidat dipilih. Pengalaman terbentuk dari rekam jejak selama iya bekerja di tempat terdahulu dan bakat tercipta dari kenyamanan anda melakukan sesuatu. 14. Keterampilan dan soft skill Keterampilan anda yang belum banyak dimiliki oleh orang lain juga dapat anda jadikan jawaban jika ditanya apa yang dapat anda berikan untuk perusahaan. Contoh keterampilan yang bisa anda handalkan seperti keterampilan pemrograman dari bahasa terbaru, penjualan gadget, penggunaan aplikasi word, keterampilan organisasi, pemrosesan kasus dan banyak lagi yang dapat di tunjukkan. Selain keterampilan, anda bisa “menjual” soft skill anda seperti kemampuan team building, problem solving, handling up, kemampuan negosiasi dan banyak lagi. 15. Sikap positif Selalu bersikap positif menunjukan jika anda adalah orang yang memiliki rasa percaya diri dan percaya terhadap tim anda kelak. Sikap positif akan memudahkan seseorang untuk saling berkolaborasi dan menemukan solusi disaat terjadi masalah. Menyampaikan sikap percaya diri diperlukan untuk menghasilkan lingkungan kerja yang baik dan menghilangkan rasa beban kerja menjadi sesuatu yang yaman. Sikap percaya diri terhadap pekerjaan akan mengubah semua hal negatif tentang Anda menjadi positif dan membawa Anda dengan cara yang bervariasi. 16. Fleksibilitas Fleksibilitas bisa menjadi alternatif jawaban anda untuk menjawab pertanyaan di atas oleh pewawancara. Fleksibilitias yang ada, membuat anda mampu bekerja di mana saja. Namun anda juga harus menekankan pada pewawancara jika anda tetap akan mempertahankan kewajiban utama dalam bekerja walaupun dapat fleksible membantu bagian lain. 17. Memberikan ide dan gagasan baru Ketika Anda ditawari sebuah tugas dalam sebuah perusahaan, Anda harus menyiapkan dalam sesi wawancara bahwa Anda sangat suka memberikan ide-ide baru yang dapat di terapkan oleh perusahaan. Siapkan sebuah cerita pendek dan informasikan kepada wawancara tentang gagasan yang pernah di berikan kepada perusahaan sebelumnya dan apa perkembangan yang mereka dapatkan karena Anda. 18. Sifat pribadi yang dibutuhkan Anda dapat menganalisa terlebih dahulu posisi yang sedang anda lamar dan sifat pribadi apa yang cocok bagi karyawan di posisi tersbut. Sifat pribadi Anda seperti sifat ramah, kepribadian ekspresif, ketepatan waktu dan banyak hal dapat anda bawa dalam pekerjaan. Karakter unik ini terkadang memainkan peran besar dalam pekerjaan anda, dan tentunya mencuri perhatian pewawancara. 19. Saya adalah pembuat keputusan yang baik Jika anda dapat mengambil keputusan dengan baik, maka hal itu juga merupakan bagian dari yang dapat anda berikan pada perusahaan. Jelaskan bagaimana proses anda mengambil keputusan, sehingga menghasilkan kepetusun yang tepat. Jangan lupa sertakan contoh pengambilan keputusan yang pernah anda alami dan menghasilkan dampak yang begitu besar. 20. Menganalisis kejadian terkini Setiap hari zaman akan terus berubah, anda harus memampu menganalisis kondisi terkini yang dapat disesuaikan dengan pekerjaan anda. Contohnya jika anda melamar di bagian humanresource HR, anda harus mampu menganalisis software HR terbaik apa yang dapat dipakai atau bagaimana menjalankan sistem payroll menggunakan APS Hrd System. Setiap hari perusahaan harus melakukan pembaruan dengan kondisi terkini, agar tidak ketinggalan dengan perusahaan lain. 21. Anda memiliki kualitas yang di akui Bagaimana mengetahui kualitas anda telah diakui ? Salah satu bentuknya adalah sertifikat-sertifikat kompetensi yang anda miliki. Maka dari itu jangan lupa untuk menunjukan sertfikat tersebut agar tercemin bahwa anda telah sesuai standar di dalam skill yang dimiliki. Sorot kualitas Anda dan buat pewawancara mengetahui bahwa anda professional. 22. Kemampuan untuk mudah beradaptasi Anda dapat memberitahu pewawancara bahwa anda sangat mudah untuk melebur di lingkungan yang baru. Kemampuan anda untuk beradaptasi ini akan mempercepat proses penyesuan diri anda di pekerjaan ataupun perusahaan baru. Ini juga akan memudahkan perusahaan untuk menggerakan anda kemana saja. Cepat terhubung kapan saja, dan siap untuk melakukan kategori pekerjaan apapun pasti akan membuat pewawancara terpukau. sumber *Kelanjutan ada di kolom komentar

bila anda direferensikan untuk bergabung di perusahaan kami